Serayu Rescue....Setelah melakukan penyisiran, pencarian selama empat hari, akhirnya pada hari rabu 29 Juni 2011 sekitar pukul 09.50 wib jasad korban laka laut yang terjadi pada hari Minggu 26 Juni 2011 pukul 12.30 wib di pantai Karangduwur Kebumen dapat ditemukan, dalam kondisi meninggal dunia (MD).
Pada saat sekitar pkl 07.00 wib, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Serayu Rescue, Pusdal ops, SAR Lawet Perkasa, Basarnas Cilacap, Relawan pembela, SAR Satgasgana) mulai bergerak lebih intensif, dan SRU laut yang baru saja merapat sekitar pkl 09.50 wib dapat sinyal/kode dari anggota tim yang didarat langsung menuju titik yang ditunjuk oleh SRU darat. Memang beberapa faktor yang membuat semua tim terfokus pada titik tersebut dan tidak mengabaikan pada titik lain dalam pencarian. karena disekitar penemuan korban terdapat pusaran air yang begitu besar dan beberapa titik batu karang. Kondisi alam sekitar TKP tersebut yang sempat menghalangi/kendali tersendiri bagi Tim, dan titik tersebut terus dipantau. Dan akhirnya SRU laut langsung meluncur dan mengevakuasi korban. Korban berhasil dievakuasi ke darat sekitar pukul 10.15 wib, memang penemuan tidak terlalu jauh dari TKP awal hanya sekitar 100 meter, namun kendala alam tersebutlah yang dihadapi oleh tim/SRU. Sehingga dengan perjuangan dan pengalaman yang dimiliki oleh SRU laut korban bs dievakuasi dan dibawa kedarat dan diidentifikasi bersama keluarga yang sejak awal berita diterima terus memantau dan menunggu di sekitar bibir pantai. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di Teluk Rt.02/01 Purwokerto Selatan, tiba dirumah duka sekitar pukul 11.00 wib, dan disambut suasana duka mendalam dari sanak keluarga dan kerabat serta tetangga..Karena kondisi korban yang sudah sedikit rusak dan atas persetujuan orangtua dan keluarga, Tim SAR melakukan prosesi penyucian/memandikan dan mengkafaninya, sambil menunggu proses pemakaman.
Akhhirnya sekitar pkl 15..00 wib dilakukan upacara pemakaman sampai ke peristirahatan terakhir di TPU yang tidak terlalu jauh sekitar 300 meter dari rumah duka yang diikuti oleh anggota Tim SAR Serayu Rescue dan SAR Satgasgana serta tetangga dan sanak keluarga.
Selamat Jalan mas Eko.....semoga engkau diberi tempat disisiNYA dan diampuni segala dosa dan kesalahan, diterima amal baiknya. Untuk keluarga semoga diberoi ketabahan dan tawakal serta iman, islam selalu dalam menerima cobaan ini...Amin
Rabu, 29 Juni 2011
SAR SERAYU (Serayu Rescue) Koorwil Banyumas Cilacap: Korban Laka Laut Pantai Selatan
SAR SERAYU (Serayu Rescue) Koorwil Banyumas Cilacap: Korban Laka Laut Pantai Selatan: "Serayu Rescue....Setelah melakukan penyisiran, pencarian selama empat hari, akhirnya pada hari rabu 29 Juni 2011 sekitar pukul 09.50 wib jas..."
Minggu, 26 Juni 2011
SAR SERAYU (Serayu Rescue) Koorwil Banyumas Cilacap: Warga Purwokerto Selatan Jadi Korban Pantai Selata...
SAR SERAYU (Serayu Rescue) Koorwil Banyumas Cilacap: Warga Purwokerto Selatan Jadi Korban Pantai Selata...: "Serayu Rescue.. Setelah sekian lama tidak terdengar berita tentang kecelakaan laut (laka laut), Hari Minggu kliwon tanggal 26 Juni 2011 seki..."
Warga Purwokerto Selatan Jadi Korban Pantai Selatan
Serayu Rescue.. Setelah sekian lama tidak terdengar berita tentang kecelakaan laut (laka laut), Hari Minggu kliwon tanggal 26 Juni 2011 sekitar pukul 12.30, seorang pemuda yang menurut beberpa saksi sedang mandi di sekitar menara mercu suar di daerah Karang duwur, Ayah, Kebumen tenggelam.
Korban atas nama Eko Susilo (laki2/25 tahun), yang saat itu pergi dg beberapa teman dan mandi di sekitar TKP digulung ombak pantai selatan. Dan sampai saat ini, korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari SAR Lawet Perkasa (kebumen), Pusdal ops, Serayu Rescue koorwil Banyumas Cilacap, SAR Satgasgana (Purwokerto selatan), Relawan Pembela (Cilacap), Basarnas (Cilacap).
Tim SAR dalam melakukan pencarian mengalami kendali, medan yang cukup terjal/berbukit, ombak yang tidak bersahabat merupakan kendali tersendiri.
Korban merupakan warga Teluk Rt.02/01 Purwokerto Selatan, keluarga korban berharap sekali cepat ditemukan. Tim yang terbagi dalam beberapa SRU telah berusaha semaksimal mungkin agar dapat segera menemukan korban
Korban atas nama Eko Susilo (laki2/25 tahun), yang saat itu pergi dg beberapa teman dan mandi di sekitar TKP digulung ombak pantai selatan. Dan sampai saat ini, korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari SAR Lawet Perkasa (kebumen), Pusdal ops, Serayu Rescue koorwil Banyumas Cilacap, SAR Satgasgana (Purwokerto selatan), Relawan Pembela (Cilacap), Basarnas (Cilacap).
Tim SAR dalam melakukan pencarian mengalami kendali, medan yang cukup terjal/berbukit, ombak yang tidak bersahabat merupakan kendali tersendiri.
Korban merupakan warga Teluk Rt.02/01 Purwokerto Selatan, keluarga korban berharap sekali cepat ditemukan. Tim yang terbagi dalam beberapa SRU telah berusaha semaksimal mungkin agar dapat segera menemukan korban
Sabtu, 04 Juni 2011
SAR SERAYU (Serayu Rescue) Koorwil Banyumas Cilacap: Kondisi Kawah Timbang Banjarnegara Jawa Tengah
SAR SERAYU (Serayu Rescue) Koorwil Banyumas Cilacap: Kondisi Kawah Timbang Banjarnegara Jawa Tengah: "Banjarnegara merupakan salah satu kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memiliki sebagian wilayahnya pegunungan, seperti pegunungan Dieng. Wil..."
Kondisi Kawah Timbang Banjarnegara Jawa Tengah
Banjarnegara merupakan salah satu kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memiliki sebagian wilayahnya pegunungan, seperti pegunungan Dieng. Wilayah Dieng memang menyimpan potensi alam yg eksotik, pemandangan alam, hasil pertanian, wisata.
Wilayah Dieng yg sebagian masuk wilayah kabupaten Banjarnegara, beberapa hari ini menjadi sorotan publik akibat aktivitas kawah Timbang. Kawah tsb berada diwilayah ds Simbar, kecamatan Simbar dan berada 2000 di atas permukaan laut (dpl). Pengamatan dari Pusat Vulkanologi Badan Geologi dan Mitigasi Bencana (PVBGMB) mengatakan beberapa hari terakhir mengalami perubahan yang signifikan terutama gas beracunnya yaitu CO2, sehingga memutuskan radius aman 1 Km dari kawah. Kawah ini pernah mengalami erupsi pada tahun 1928 yang menelan korban jiwa 40 orang, terulang lagi tahun 1939 dengan korban jiwa 10 orang.
Gambar 1. Kondisi kawah Timbang saat mengeluarkan gas beracun, cuaca sekitar kawah berkabut
Untuk menjaga hal2 yang tak diharapkan, beberapa instansi terkait seperti BNPB, BPBD, TNI, Polri, Dinkes, Tim SAR/Relawan dan masih banyak lagi organisasi yang terlibat untuk penanganan bencana kawah Timbang. Beberapa warga telah diungsikan di balai desa Batur, SMU Negeri Batur, SMP Negeri Batur dan beberapa warga masih tersebar di beberapa tempat yang dianggap aman.
Gambar 2. Peta kondisi kawah Timbang dan sekitar cakupan daerah sebaran rawan gas beracun
Kondisi saat ini, Sabtu 4 Juni 2011 status kawah masih SIAGA LEVEL 3 dengan konsentrasi gas CO2 mencapai 1.18, ini mengalami penurunan dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 1.68. Meski demikian, kondisi tersebut selalu mengalami perubahan tiap saat bisa turun ataupun naik. Hal ini yang harus diwaspadai oleh semua pihak. Data pengungsi tercatat 889 jiwa yang berada di pos pengungsian yang tersebar sekitar 30 titik disamping ada yang berada ditempat saudara mereka.
Pengamatan dan pantauan kondisi kawah Timbang dilakukan selama 24 jam, yang dilakukan oleh para Relawan/Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur.
Wilayah Dieng yg sebagian masuk wilayah kabupaten Banjarnegara, beberapa hari ini menjadi sorotan publik akibat aktivitas kawah Timbang. Kawah tsb berada diwilayah ds Simbar, kecamatan Simbar dan berada 2000 di atas permukaan laut (dpl). Pengamatan dari Pusat Vulkanologi Badan Geologi dan Mitigasi Bencana (PVBGMB) mengatakan beberapa hari terakhir mengalami perubahan yang signifikan terutama gas beracunnya yaitu CO2, sehingga memutuskan radius aman 1 Km dari kawah. Kawah ini pernah mengalami erupsi pada tahun 1928 yang menelan korban jiwa 40 orang, terulang lagi tahun 1939 dengan korban jiwa 10 orang.
Gambar 1. Kondisi kawah Timbang saat mengeluarkan gas beracun, cuaca sekitar kawah berkabut
Untuk menjaga hal2 yang tak diharapkan, beberapa instansi terkait seperti BNPB, BPBD, TNI, Polri, Dinkes, Tim SAR/Relawan dan masih banyak lagi organisasi yang terlibat untuk penanganan bencana kawah Timbang. Beberapa warga telah diungsikan di balai desa Batur, SMU Negeri Batur, SMP Negeri Batur dan beberapa warga masih tersebar di beberapa tempat yang dianggap aman.
Gambar 2. Peta kondisi kawah Timbang dan sekitar cakupan daerah sebaran rawan gas beracun
Kondisi saat ini, Sabtu 4 Juni 2011 status kawah masih SIAGA LEVEL 3 dengan konsentrasi gas CO2 mencapai 1.18, ini mengalami penurunan dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 1.68. Meski demikian, kondisi tersebut selalu mengalami perubahan tiap saat bisa turun ataupun naik. Hal ini yang harus diwaspadai oleh semua pihak. Data pengungsi tercatat 889 jiwa yang berada di pos pengungsian yang tersebar sekitar 30 titik disamping ada yang berada ditempat saudara mereka.
Pengamatan dan pantauan kondisi kawah Timbang dilakukan selama 24 jam, yang dilakukan oleh para Relawan/Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur.
Langganan:
Postingan (Atom)
