Sabtu, 16 April 2011

Kebakaran di Sumpiuh Banyumas

Jum'at 15 April 2011 pukul 11.00 wib, telah terjadi kebakaran rumah di desa Banjar Panepen Rt.03/01 Sumpiuh Banyumas.
                                                    (Kondisi rumah yang terbakar)

Rumah milik bapak MadYana (70 tahun) yang terbuat dari papan/kayu ludes terbakar hanya dalam waktu kurang lebih satu jam. Letak yang begitu sulit, karena berada di daerah lereng. Kejadiaan diawali saat istri Madyana sedang memasak air nira/legen untuk membuat kelapa merah, saat kejadian si empunya rumah sedang menonton televisi dan bapak Madyana sendiri sedang ada keperluan. Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, tapi seluruh isi rumah dan perabotan tidak bisa diselamatkan, karena kobaran api yang cepat menyambar bangunan yang berada didepannya yang digunakan untuk tidur dan ruang tamu.
                                  (Bp. Mad Yana dan istri, sedang menumpang dirumah tetangga)

Masyarakat telah berusaha tuk memadamkan dengan alat sederhana dan kalah cepat dengan jilatan si jago merah. Sekarang keluarga Madyana yang berjumlah 4 jiwa menumpang dirumah tetangga terdekat. Dan kondisi sekarang sangat membutuhkan bantuan logistik/sembako, pakaian layak pakai. Untuk selanjutnya ada pihak2 tertentu dan instansi terkait tuk menindak lanjuti musibah yang menim[pa bapak Madyana sekeluarga, agar bisa berteduh kembali ditanahnya sendiri

Senin, 04 April 2011

Gempa Cilacap 7,1 SR

Serayu Rescue......Disaat sebagian warga masih dilanda ketakutan dan kepanikan akibat terbakarnya 3 unit tangki kilang minyak RU.IV Cilacap, sabtu 02 April 2011 sekitar pkl 04.15, warga kembali dibuat takut, trauma dan kepanikan akibat terjadinya gempa yang menimbulkan dampak tsunami. Gempa dengan magnitude 7.1 SR berlokasi 10.01 LS, dan 107,69 BT yang terjadi pada hari Senin pkl 03:06:39 wib dan berjarak sekitar 293 Km barat daya kota Cilacap Jawa Tengah dengan kedalaman 10 Km... Sebelum gempa 7.1 SR terjadi, sekiatr pkl 02.10 wib terjadi gempa juga.
Gempa 7.1 SR membuat warga Cilacap terutama di pesisir pantai panik dan berhamburan keluar rumah untuk mengungsi..Pengungsian warga kota Cilacap berada di alun-alun kota dan konsentrasi terbesar berada di kawasan Bandara Tunggul Wulung (Jeruk Legi, Cilacap Utara) sekitarnya yang memang berada pada tempat yg tinggi. Setelah gempa terjadi sekitar 10-15 menit, Tim Relawan/SAR langsung menuju ke bibir pantai Teluk Penyu Cilacap untuk mengamati air laut, dan tidak ada perubahan (wajar/normal). Selanjutnya 30 menit berlalu, Tim SAR BPBD/BNPB Propinsi Jateng langsung sosialisasi kepada warga yang masih panik, bahwa kondisi telah aman. Sosialisasi selanjutnya juga dilakukan oleh BPBD kab.Cilacap, Polres Cilacap dan para relawan sendiri. Status potensi tsunami dicabut oleh BMKG sekiatar pkl 04.40 wib
Namun warga yang mengungsi di sekitar Bandara terjebak kemacetan, akibat ratusan warga yang ingin pulang ke rumah dan kendaraan yang akan menuju ke Wangon, Sidareja, tepatnya di jalur Cilacap-Wangon macet total, kendaraan terkunci di beberapa titik ditambah warga yang berjalan kaki serta beberapa kendaraan roda 2 dan mobil yang sulit dikendalikan. Namun setelah petugas dari Polres Cilacap dan dibantu oleh Relawan/SAR serayu/Serayu Rescue turun di jalan, kendaraan mulai bisa berjalan meski tersendat namun tuk kendaraan besar seperti truk dan bus tetap belum boleh berjalan sebelum kendaraan lain lancar.
Kemacetan dapat diatasi dan berjalan normal sekitar pkl 10.30 Wib, berarti kemacetan terjadi sejak pkl 05.15 wib atau 5 jam. Akibat lainnya anak-anak sekolah kesulitan naik kendaraan umum, sehingga harus mengerahkan mobil untuk membantu para siswa SMP yang kesulitan transportasi. Disamping utuk evakuasi pemulangan warga yang mengungsi, kendaraan juga mengangkut siswa yang terlantar untuk pulang ke rumah. Disaat warga sedang proses evakausi pemulangan, salah satu pengungsi yang berada  meninggal dunia, identitas belum diketahui secara pasti dan smp saat ini masih berada di RSUD Cilacap
Kepanikan warga akibat gempa tersebut juga melanda warga yang berada di sepanjang bibir pantai selatan Jawa tengah seperti kabupaten Purworejo, Kebumen, Cilacap (Nusawungu, Binangun, Adipala, Cilacap).
Hingga berita ini ditulis, belum ada kerusakan maupun korban jiwa yang ditimbulkannya

Sabtu, 02 April 2011

SAR SERAYU BANYUMAS CILACAP: Pertamina RU.IV Cilacap terbakar

SAR SERAYU BANYUMAS CILACAP: Pertamina RU.IV Cilacap terbakar: "Sampai saat ini Minggu 03 April 2011, tangki kilang minyak pertamina RU.IV Cilacap yang terbakar hari Sabtu 02 April 2011 sudah 3 unit, dan ..."

Pertamina RU.IV Cilacap terbakar

Sampai saat ini Minggu 03 April 2011, tangki kilang minyak pertamina RU.IV Cilacap yang terbakar hari Sabtu 02 April 2011 sudah 3 unit, dan belum bisa diatasi dengan baik. Yang dilakukan hanya penyemprotan dg air dari mobil Damkar dan jika dilihat penanganan kurang begitu antusias dan agak tertutup, sehingga untuk mendapatkan akses info dll  mengalami kesulitan disamping tidak adanya posko terpadu, kebakaran tangki ke-2 terjadi pukul 13.35 wib dan tangki ke-3 pukul 20.30 wib. Sebagian warga Donan, Cilacap diungsikan di balai desa, dan radius aman ditetapkan 1 Km.


Penanganan kebakaran langsung dikendalikan oleh pihak pertamina yang melibatkan beberapa mobil damkar dari Holcim, BPBD kab.Cilacap. sedangkan pengamanan area ditangani oleh Polres Cilacap yang terdiri dari kesatuan Brimob, Polantas, Sabhara/Perintis, dan tidak ketinggalan dari pihak TNI AD dan TNI AL. Sedangkan penanganan warga dilakukan oleh tim SAR Gabungan yang terdiri dari SERAYU RESCUE/SAR DAERAH JAWA TENGAH/BNPB/BPBD Jateng, BPBD kab.Cilacap, ORARI, RAPI, Relawan Pembela, SAR Wijayakusuma.
Setiap kali terjadi bencana dan musibah memang sebaiknya dan seharusnya selalu berkoordinasi satu sama lainnya tanpa memandang baju karena yang terpenting adalah koordinasi yang baik sehingga terjalin kerjasama yang baik pula dalam penanganan bencana dan musibah yang terjadi. Seberat apapun yang dihadapi akan terasa ringan jika dilakukan secara kebersamaan karena MISI VISI sama, tanpa memandang pangkat derajat, status sosial, agama/kepercayaan/golongan. BAJU BOLEH BEDA tapi TUJUAN kita sama menolong sesama sesuai tugas dan kemampuan masing-masing......... BRAVO TIM SAR GABUNGAN

Jumat, 01 April 2011

Kilang Minyak Cilacap terbakar

Serayu Rescue (SAR Serayu).... Kabupaten Cilacap termasuk kabupaten/kota dengan pendapatan perkapita tinggi di daerah Jawa tengah. Karena di kota tersebut terdapat beberapa perusahaan besar seperti semen (Holcim), Pertamina dll. Namun dibalik itu, sabtu dini hari, tepatnya tanggal 2 April 2011 sekitar pukul 04.15 wib terjadi kebakaran di salah satu kilang minyak nomor 31 T2 yang berada dikawasan Lomanis, Cilacap. Perlu diketahui bahwa, tinggi kilang minyak mencapai 16 meter, saat terjadi kebakaran terisi bahan bahan HOMC (High Octan) yang mudah terbakar dengan tinggi bahan bakar mencapai 14 meter. Sampai saat ini, pihak pertamina masih melakukan upaya pemadaman. Ledakan yang terjadi pada dini hari tersebut sempat terdengar sampai di wilayah Nusawungu maupun Sumpiuh Cilacap yang berjarak kurang lebih 65 Km dari TKP, dan sempat membuat warga sekitar kejadian panik. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, warga sekitar TKP sempat diungsikan ke zona aman. Sampai pukul 08.30an sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing dan diharapkan terus waspada. Pihak terkait masih menyelidiki sebab musabab kebakaran yang terjadi. Daerah/zona ledakan disterilknn dan pihak yang tdk terkait langsung dilrang mendekati/masuk ke area kilang minyak, termasuk tim SAR gabungan yang terdiri dari Serayu rescue, Basarnas Cilacap maupun pihak media baik cetak maupun elektronik.

Arsip Blog